Ini Sebabnya Kenapa Snack Kiloan Banyak Peminatnya



Ngemil Sudah Menjadi Budaya Indonesia 


Mengkonsumsi hanya makanan pokok tiga kali sehari rasanya kurang bagi sebagian masyarakat Indonesia. Camilan menjadi suatu kebutuhan yang harus terpenuhi. Bahkan ada sebagian orang yang makan besar satu sampai dua kali sehari namun wajib menyediakan camilan.

Keanekaragaman jajanan tradisional, kue kering, makanan ringan atau snack bisa ditemukan dari ujung barat sampai timur Indonesia. Sebagai bukti akan kesukaan masyarakat di negeri ini dalam memanjakan lidah mereka.

Selain itu, makanan tersebut bisa menjadi ajang sosialisasi. Mengakrabkan hubungan keluarga maupun pertemanan dan persahabatan. Mengobrol tentunya menjadi cair dengan adanya minuman dan camilan.


Camilan Pedas, Manis, Asin, Gurih dan Renyah   

Lidah merupakan suatu anggota tubuh yang terbilang kecil. Namun lidah sangat suka dimanjakan dengan berbagai aneka rasa. Seperti pedas, manis, asin, gurih dan renyah.

Snack menawarkan beragam pilihan rasa buat setiap orang yang tentunya mempunyai selera rasa favorit yang berbeda. Sehingga produsen makanan ringan pun semakin gencar menawarkan beragam produk. Inovasi rasa dan bahan bakunya pun semakin banyak pilihan. Seperti dari tepung terigu, singkong, talas, kacang, pisang dan masih banyak lainnya.

Branded Snack vs Snack Kiloan.  

Bagi anda yang suka ngemil, tentunya dirumah selalu sedia camilan. Kue basah atau jajanan pasar yang tidak bertahan lama mungkin anda kesampingkan dan lebih memilih snack makanan ringan yang lebih awet. Inipun ada dua pilihan yang bisa dipertimbangkan. Branded Snack atau anda lebih suka snack Kiloan.

Perusahaan makanan ringan ternama telah membangun brand image yang kuat. Dalam pikiran konsumen bila akan membeli suatu produk didasari oleh merek dagang yang sudah mereka kenal. Selain itu branded snack selalu dikemas dalam bentuk kemasan dan warna yang menarik. Rasanya pada umumnya enak dan tentunya dengan harga yang lebih mahal.

Sedangkan  snack kiloan menawarkan harga yang lebih murah. Bisa dibeli dengan jumlah yang diinginkan. Misalnya 250 gr atau lebih bahkan kurang. Namun kelezatannya biasanya masih dibawah branded snack

Kenapa Memilih Snack Makanan Ringan Kiloan.   



Kebutuhan atau budaya mengemil di kalangan masyarakat Indonesia turut menciptakan peluang usaha. Banyak pedagang makanan kecil semakin kreatif dalam menjajakan dagangannya. Pandemi Covid-19 nampaknya bukan kendala bagi mereka yang berbisnis snack kiloan atau curah. 

Work from home atau bekerja dari rumah semakin populer dimasa pandemi ini. Tentunya camilan menjadi suatu keharusan yang harus tersedia. Sehingga bekerja dari rumah bisa lebih menyenangkan.

Para pedagang Snack menawarkan beragam pilihan dan memilih pemasok makanan ringan yang berkualitas menjadi senjata utamanya. Konsumen yang jeli dalam memilih, akan bisa membeli Snack kiloan yang jauh lebih murah harganya, namun dengan rasa yang tak kalah dengan branded snack.

Sehingga budaya ngemil dan memanjakan lidah ditengah pandemi yang tak tahu kapan akan berakhir, masih bisa terpenuhi oleh masyarakat penggemar camilan ringan. Ini dilihat dari antusiasnya pembeli yang berkunjung ke Niki Mantep, sebuah toko snack camilan ringan di Kota Salatiga.